kabarNEWS
Tips Kesehatan

Tips Supaya Kandungan Tetap Sehat

Gambar : ibubayi.comMemiliki momongan yang sehat sudah pasti menjadi idaman semua pasangan. Agar bisa mendapat keturunan yang sehat dan tentunya normal, ada baiknya Anda dan pasangan menyiapkan kehamilan sejak jauh-jauh hari. Salah satu persiapan penting yang perlu diperhatikan adalah menjamin asupan gizi yang baik dan cukup supaya si ibu dan kandungannya kelak sehat dan kuat. Saat kehamilan, pasokan gizi bagi ibu juga harus mencukupi. Sebab saat mengandung, ibu harus memberi makan dua orang, sang ibu sendiri dan si jabang bayi yang masih di dalam perut. Tak ketinggalan, pasca melahirkan atau saat menyusui, seorang ibu juga harus mendapat asupan gizi yang cukup agar air susu ibu yang diproduksi juga bisa memberikan asupan gizi bagi si buah hati

Lalu asupan apa saja yang harus dicukupi oleh seorang ibu hamil? Jika dalam kondisi biasa seseorang membutuhkan 1.700 kalori setiap hari, maka ketika hamil kebutuhan kalori bisa mencapai 2000. Karena, ketika menyusui kebutuhan kalori dalam tubuh bisa naik sampai 2.200 per hari, dan ini sangat penting untuk diperhatikan.
Selain kalori, protein pun juga penting. Kalau biasanya ibu membutuhkan 10 gram per hari maka ketika hamil kebutuhan sang ibu bisa naik menjadi 12 gram sampai 15 gram per hari. Kandungan gizi lain yang penting bagi ibu hamil adalah asam folat.

Karena, jika kekurangan asam folat akan mengurangi kemampuan darah untuk mengangkut oksigen. Alhasil, tubuh ibu pun mudah merasakan letih dan lesu. Akibatnya bagi janin, kekurangan folat bisa berakibat lebih buruk. Kekurangan turunan vitamin B pun bisa membuat bayi mengalami bibir sumbing, bobot rendah, dan cacat bawaan yang dikenal dengan istilah neural tubee defects (NTD).

Tambahan Susu,

Asam folat sebaiknya diberikan sejak trisemester pertama kehamilan. Asam folat ini mudah ditemukan pada kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran hijau. Untuk memperbesar asupan folat, ibu boleh saja mengonsumsi susu yang mengandung folat atau suplemen.

Ketika hamil, ibu pun juga bisa mengalami kekurangan darah atau anemia. Dus, ibu perlu kecukupan zat besi. Tapi, tambahan zat besi ini tidak diberikan pada masa trisemester pertama kehamilan. Zat besi bisa membuat ibu semakin merasa mual dan muntah.

Suplemen zat besi bisa diberikan pada ibu ketika memasuki masa trisemester kedua kehamilan. Agar tubuh semakin siap mengandung, ibu bisa melengkapi kecukupan gizi dengan mengonsumsi susu atau minyak ikan. Susu baik untuk mengurangi risiko osteoporosis atau keropos tulang pada ibu hamil. Memang, susu hanyalah pelengkap. Dengan mengonsumsi susu, bukan berarti ibu boleh tak makan sumber gizi alarm. Para ibu yang tengah hamil tak boleh alpa makan berbagai sayuran dan buah untuk memenuhi kebutuhan gizi.

About alandfatah

Low profile and Ordinary people

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Maret 2012
S S R K J S M
« Feb    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 1,104 hits
%d blogger menyukai ini: